Pahami Manajemen Stress Kerja saat Work From Home!

Posted By smartcomputerindo | 03 August 20 | Productivity

Sistem Work From Home semakin banyak diadopsi perusahaan sejak wabah COVID-19 melanda. Meski tampak menyenangkan, sistem ini merupakan hal baru yang membutuhkan adaptasi. Pada kenyataannya, proses adaptasi ini cukup berat bagi sebagian besar orang dan menimbulkan stress dalam perjalanannya. Untuk itulah, penting bagi Anda untuk memahami manajemen stress kerja saat Work From Home mulai diterapkan.

Mengenali Tanda Stress Saat Bekerja dari Rumah

Luas Villasmil/Unsplash

 

Melansir AyoJakarta, ada beberapa tanda burnout sebagai respon dari stress yang melanda seseorang, termasuk saat menjalani Work From Home

 

Pertama, Anda cenderung menghindari pekerjaan. Misalnya saja membiarkan e-mail, pesan, atau telepon dari grup kantor menumpuk begitu saja. Perhatikan juga frekuensi Anda terlambat menghadiri rapat dan menunda pekerjaan. Rasanya Anda ingin melakukan hal apapun selain bekerja.

 

Kedua, kinerja Anda menurun. Anda merasa sering melakukan kesalahan. Anda jadi sering menyalahkan orang lain. Anda merasa makin melenceng dari tanggung jawab dan tak lagi memiliki ambisi saat bekerja.

 

Ketiga, bersifat apatis. Anda merasa biasa saja meski mendapatkan prestasi tertentu saat bekerja. Anda tak lagi memperhatikan self-grooming dasar meski hanya bekerja dari rumah. Anda memilih diam saat rapat dan sering merasa tak sabar terhadap orang lain.

 

Keempat, tak bisa berhenti bekerja. Burnout yang menandakan tubuh dan psikis sudah kelelahan oleh stress memiliki tanda lain selain perasaan tak bersemangat. Anda justru memilih “membenamkan diri” dalam pekerjaan. Anda tetap menanggapi pesan saat menghadiri acara pribadi, hal pertama yang membangunkan Anda di pagi hari adalah perihal pekerjaan. 

 

Memahami Penyebab Stress Kerja Saat WFH

Tim Gouw/Unsplash

 

Melansir pendapat Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si dari Kompas.com, ada banyak hal yang bisa menyebabkan stress menumpuk saat sistem Work From Home.

 

Pertama, WFH menimbulkan stress karena tak semua karyawan punya fasilitas yang dibutuhkan untuk menjalani sistem tersebut, misalnya koneksi. Internet yang tak stabil sementara komunikasi online saat bekerja sangat bergantung dari sana bisa membuat karyawan mudah lelah.

 

Kedua, WFH mengharuskan pekerja berinteraksi dengan orang-orang rumah selama 24/7. Ini berarti perhatian antara persoalan kerja dan pribadi bisa menjadi blur. Contohnya bagi para orangtua yang memiliki anak, rengekan dan saat-saat ketika mereka meminta perhatian bisa menjadi tantangan baru saat bekerja. 

 

Menerapkan Manajemen Stress Kerja Kala Work From Home

  1. Manajemen Waktu secara Detail dan Jelas

Mille Sanders/Unsplash

 

Dr Lilik Noor Yulianti, Kepala Divisi Ilmu Konsumen dan Ekonomi Keluarga IPB memberikan tips manajemen waktu di rumah agar tetap produktif dan terhindar dari stress. 

 

Pertama kita perlu merencanakan setiap aktivitas atau kegiatan. Semuanya perlu ditetapkan secara detail dan lengkap, meliputi peran-peran, tujuan, serta rincian dan kategori kegiatan beserta alokasi dan prioritasnya. Saat bekerja di rumah tentu Anda tak bisa melepaskan diri dari melakukan pekerjaan rutin saat di rumah. Negosiasikan pembagian tugas dengan anggota keluarga.

 

Setelahnya, lakukan kegiatan berdasarkan rincian rencana yang telah dibuat. Selama bekerja, kenali waktu paling produktif bagi Anda. Fokus saat melakukan pekerjaa dan hindari multi-tasking. Jaga komitmen dan disiplin. Saat waktunya selesai bekerja, letakkan semua perangkat dan sediakan waktu istirahat yang cukup. Pada sisi lainnya, jangan biasakan menunda pekerjaan paling ringan sekalipun karena pada akhirnya mereka akan menumpuk saat deadline tiba. 

 

Ketiga, monitoring dan evaluasi kegiatan yang telah dilakukan. Beri reward dan punishment setelah mencapai suatu target dalam sehari. Lakukan koreksi terhadap kegiatan yan terasa belum maksimal, misalnya dengan menggeser atau menyesuaikan waktu kegiatan.

 

Ekspektasi juga menjadi elemen penting saat mengatur waktu bekerja di rumah. Anda perlu memahami target kerja dari perusahaan dan memperkirakan kemampuan Anda menyelesaikannya dalam tenggat waktu yang diberikan. Bila perlu, Anda dapat memilih untuk menjelaskan hambatan dan alokasi waktu yang bisa Anda berikan saat bekerja dari rumah pada atasan Anda.

 

  1. Ciptakan Suasana Nyaman lewat Interior dan Aktivitas

Thought Catalog/Unsplash

 

Memilih spot yang nyaman sangat penting bagi produktivitas selama bekerja. Meski begitu, sesekali ciptakan variasi dengan berpindah lokasi kerja, misalnya tak melulu di kamar namun di ruang keluarga. Anda juga bisa mengubah “mood” dengan memberikan dekorasi tertentu seperti gambar alam atau tanaman hias, menambahkan snack. Hindari bekerja di atas kasur karena hanya akan menimbulkan rasa malas.

 

Tak hanya interior dan dekorasi, selama pekerja ada banyaknya menciptakan variasi aktivitas. Misalnya bangkit mengambil air putih setelah bekerja selama 1-2 jam. Melakukan stretching ringan selama 5 menit juga bisa menjadi alternatif. Kegiatan lain yang bisa dicoba adalah membuka media sosial, bermain game di ponsel, atau menonton YouTube. Namun, Anda perlu membatasi waktunya selama 15 menit saja. Anda juga bisa mengelilingi rumah atau sekedar berdiri di teras untuk menghirup udara segar dan sinar matahari. Jangan lupa tetap menggunakan masker.

 

  1. Tetap Terhubung dengan Orang Lain

Dylan Ferreira/Unsplash

 

Salah satu penyebab saat work from home juga bisa hadir dari kurangnya interaksi interpersonal. Cara paling mudah adalah menelepon teman atau keluarga. Bila video call terasa melelahkan karena Anda mengkhawatirkan penampilan Anda, pilih opsi lain misal voice call biasa. Bicarakan hal-hal yang seru dan usahakan menghindari topik soal pekerjaan.

 

Sumber:

https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/18/183000323/kerja-dari-rumah-bisa-sebabkan-stres-ini-penjelasan-psikolog?page=all

https://ummaspul.e-journal.id/Edupsycouns/article/view/418/236

https://www.ayojakarta.com/read/2020/07/02/20721/pahami-sejak-dini-ini-tanda-karyawan-burnout-saat-wfh

http://ppid.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/Kompilasi-Tips-Pakar-IPB-Seri-2.pdf

https://aci.telkom.co.id/articles/mengelola-stres-saat-dirumahaja.html

https://hrmasia.com/how-to-cope-with-stress-while-working-from-home/

https://www.forbes.com/sites/ashiraprossack1/2020/04/28/5-ways-to-reduce-stress-working-from-home-and-self-isolating/#6ff620db7883